Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Prodi Biologi Universitas Siliwangi dan Kuliah Tamu oleh Dr. Dra. Purwati Kuswarini Suprapto, M.Si.

Ternate –  Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Program Studi Pendidikan Biologi melakukan kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) antara Prodi Pendidikan Biologi Universitas Khairun dan Prodi Pendidikan Biologi Universitas Siliwangi. dirangkaikan dengan Kuliah Tamu yang dilaksanakan pada tanggal 26 Juli 2022.

Kegiatan penandatangan ini diselenggarakan secara langsung di Ruang Aula FKIP Universitas Khairun dan dihadiri oleh Rektor Universitas Khairun Dr. M. Ridha Ajam, M. Hum., Dekan FKIP Universitas Khairun Dr. Abdu Mas’ud, S.Pd., M.Pd., Dekan Universitas Siliwangi Dr. H. Cucu Hidayat, M.Pd., Koordinator Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Khairun Suparman, S.Pd., M.Si., Ph.D., dan Ketua Jurusan Pendidikan Biologi Universitas Siliwangi Dr. Dra. Purwati Kuswarini Suprapto, M.Si.

Setelah penandatanganan perjanjian Kerjasama, kegiatan dilanjutkan dengan Kuliah Tamu yang mengangkat tema “Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Perspektif Mahasiswa”, hadir sebagai pemateri utama Dr. Dra. Purwati Kuswarini Suprapto, M.Si., dan dipandu oleh Dosen Prodi Pendidikan Biologi Nurmaya Papuangan, S.Pd., M.Si. Sebelum kuliah tamu berlangsung, terdapat sambutan dari Koordinator Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Khairun Suparman, S.Pd., M.Si., Ph.D., sekaligus membuka acara kuliah tamu dengan resmi. Kuliah tamu ini diikuti oleh Dosen, Mahasiswa S1, dan Mahasiswa Pascarjana lingkup Program Studi Pendidikan Biologi.

 

Dr. Dra. Purwati Kuswarini Suprapto, M.Si., memaparkan hasil wawancara tertulis yang dilakukan terhadap mahasiswa yang telah mengikuti kegiatan MBKM. Dari wawancara tersebut, diperoleh hasil bahwa  98%  mahasiswa menjawab MBKM ini memberikan banyak manfaat dan membantu masa depan mereka. Terdapat beberapa alasan yang dikemukakan oleh mahasiswa terkait manfaat yang diperoleh melalui kegiatan MBKM, diantaranya: menambah pengetahuan bagi mahasiswa, memperluas jaringan pertemanan, memperdalam kompetensi diri, mengasah pola pikir, menjadikan dunia perkuliahan lebih fleksibel, memberikan wadah kepada mahasiswa untuk terjun langsung kepada masyarakat dengan pengabdian, mempersiapkan mahasiswa untuk terjun ke dunia kerja, mahasiswa dapat mengeksplore mengenai apa yang diinginkan di masa depan sesuai dengan bidangnya, mengasah hard skill dan soft skill yang dimiliki, mengenal budaya Indonesia serta kearifan lokal daerah lain. Adapun program MBKM yang paling diminati oleh mahasiswa adalah magang kerja dalam hal ini kampus merdeka, pertukaran pelajar, asistensi mengajar, kegiatan wirausaha.

Selain itu, pemateri menambahkan bahwa paradigma belajar harus berubah menjadi “learning for life”, yaitu belajar untuk hidup bukan belajar untuk memperoleh nilai. Selain itu, mahasiswa harus memiliki  keterampilan sebagai bekal hidup di dunia, dan budaya belajar yang harus dilakukan seumur hidup (learning culture).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.