Eksplorasi Jenis Kenari oleh Relawan Konservasi (RELASI) Prodi Pendidikan Biologi Unkhair di Pulau Kenari "Makian"
Pulau Makian di kenal orang sebagai pulau yang memiliki penghasilan buah kenari terbanyak bila dibandingkan dengan daerah lainnya di Maluku Utara. Sehingga tak heran, bila masyarakat Maluku Utara kerap menyebut Pulau Makian sebagai Pulau Kenari. Buah Kenari banyak dimanfaatkan oleh masyarakat setempat, tidak hanya untuk cemilan namun berbagai olahan untuk dijadikan bahan pembuat makanan dan minuman seperti campuran pada minuman air jahe atau biasa disebut “air guraka” oleh masyarakat Maluku Utara.
Untuk mengeksplorasi berbagai jenis buah kenari, maka sebuah kelompok Mahasiswa dari Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unkhair dengan nama RELASI (Relawan Konservasi) memilih pulau tersebut sebagai salah satu tempat untuk belajar.
RELASI yang dibawah bimbingan Dr. M. Nasir Tamalene, M.Pd dan Wawan Suprianto Nadra, M.Pd, melaksanakan penelitian dari tanggal 26-29 Agustus 2017. Kunjungan RELASI yang beranggotakan 11 orang mahasiswa diantaranya Ikram Gay selaku Ketua RELASI, Eva Vianti, Rahayu Faradila, Runi Rajak, Nurjani Puasa, Jalmia La Rahidu, Quntum Chairah Lego, Juniar Amin, Yuningsih S. Bolutu, Rahmatia Kamaria dan Karima Galela mendapat sambutan hangat dari warga setempat.
[caption id="attachment_209" align="aligncenter" width="300"]
Foto: Wawancara dengan warga setempat[/caption]
[caption id="attachment_208" align="aligncenter" width="300"]
Foto: isi bagian dalam dari buah kenari[/caption]
Pada saat melaksanakan observasi spesies kenari bersama Kadar yang merupakan salah satu warga sekaligus pemilik kebun kenari di Desa Matangtengin, Tim RELASI sempat diguyur hujan deras yang membuat seluruh anggotanya dan warga harus berteduh. Sesaat setelah hujan mulai redah, Tim RELASI pun melanjutkan perjalanannya ke pesisir pantai pulau Makian dan menikmati indahnya pelangi yang tergambar sesaat setelah turunnya hujan.
Keesokkan harinya, Tim RELASI melaksanakan Kampanye Konservasi Kenari di SMA Negeri 3 Halmahera Selatan di Desa Gitang.
[caption id="attachment_207" align="aligncenter" width="300"]
Foto: Konservasi Kenari di Sekolah[/caption]
“Kami mendapat sambutan hangat, baik dari Kepala Sekolah maupun guru-guru di Sekolah tersebut, dimana dalam kegiatan kampanye ini sekolah memberikan fasilitas dengan menyediakan 2 kelas bagi kami dalam menyampaikan kampanye terkait dengan konservasi kenari” kata salah satu anggota RELASI.
Kegiatan kampanye konservasi kenari ini, mendapat respon positif dari siswa sekolah tersebut. Dari kegiatan ini pula Tim RELASI berbagi pengetahuan dan pengamalan tentang perjalanan-perjalanan yang telah dilakukan sebelumnya.
Selama melaksanakan kegiatan di Pulau Makian, para anggota RELASI memiliki banyak cerita menarik. Salah satunya yang dirasakan oleh Jalmia La Rahidu. Menurut Jalmia, dirinya merasa bersyukur bisa mengikuti kegiatan ini, karena bukan hanya pengetahuan dan pengalaman yang di dapatkan tapi rasa kekeluargaan, kebersamaan, saling melindungi dan menghargai terus terjalin bersama anggota RELASI antara satu dengan lainnya.
“Saya bersyukur karena bisa memperoleh pengetahuan baru serta pengalaman bersama Tim RELASI, disamping rasa kebersamaan dan saling menghargai selalu kami rasakan selama berada di Pulau Makian” kata Jamlia
Melalui kegiatan eksplorasi serta kampanye konservasi ini, para anggota RELASI berharap meningkatnya kesadaran masyarakat akan konservasi, mengingat konservasi memiliki sejuta manfaat demi lestarinya bumi kita tercinta.
Foto: Wawancara dengan warga setempat[/caption]
[caption id="attachment_208" align="aligncenter" width="300"]
Foto: isi bagian dalam dari buah kenari[/caption]
Pada saat melaksanakan observasi spesies kenari bersama Kadar yang merupakan salah satu warga sekaligus pemilik kebun kenari di Desa Matangtengin, Tim RELASI sempat diguyur hujan deras yang membuat seluruh anggotanya dan warga harus berteduh. Sesaat setelah hujan mulai redah, Tim RELASI pun melanjutkan perjalanannya ke pesisir pantai pulau Makian dan menikmati indahnya pelangi yang tergambar sesaat setelah turunnya hujan.
Keesokkan harinya, Tim RELASI melaksanakan Kampanye Konservasi Kenari di SMA Negeri 3 Halmahera Selatan di Desa Gitang.
[caption id="attachment_207" align="aligncenter" width="300"]
Foto: Konservasi Kenari di Sekolah[/caption]
“Kami mendapat sambutan hangat, baik dari Kepala Sekolah maupun guru-guru di Sekolah tersebut, dimana dalam kegiatan kampanye ini sekolah memberikan fasilitas dengan menyediakan 2 kelas bagi kami dalam menyampaikan kampanye terkait dengan konservasi kenari” kata salah satu anggota RELASI.
Kegiatan kampanye konservasi kenari ini, mendapat respon positif dari siswa sekolah tersebut. Dari kegiatan ini pula Tim RELASI berbagi pengetahuan dan pengamalan tentang perjalanan-perjalanan yang telah dilakukan sebelumnya.
Selama melaksanakan kegiatan di Pulau Makian, para anggota RELASI memiliki banyak cerita menarik. Salah satunya yang dirasakan oleh Jalmia La Rahidu. Menurut Jalmia, dirinya merasa bersyukur bisa mengikuti kegiatan ini, karena bukan hanya pengetahuan dan pengalaman yang di dapatkan tapi rasa kekeluargaan, kebersamaan, saling melindungi dan menghargai terus terjalin bersama anggota RELASI antara satu dengan lainnya.
“Saya bersyukur karena bisa memperoleh pengetahuan baru serta pengalaman bersama Tim RELASI, disamping rasa kebersamaan dan saling menghargai selalu kami rasakan selama berada di Pulau Makian” kata Jamlia
Melalui kegiatan eksplorasi serta kampanye konservasi ini, para anggota RELASI berharap meningkatnya kesadaran masyarakat akan konservasi, mengingat konservasi memiliki sejuta manfaat demi lestarinya bumi kita tercinta.